Semen Bima

Semen Bima-Di Indonesia ada banyak sekali merk semen yang beredar di pasaran. Ya, semen menjadi salah satu bahan utama untuk membuat bangunan.

Nah, salah satu merk seman yang ada di pasaran Indonesia dan termasuk sering sekali dipilih untuk bahan banguan adalah Semen Bima.

Semen yang memiliki lambang atau memiliki cap tokoh wayang Bima ini memang menjadi salah satu semen yang cukup terkenal di Indonesia.

Tidak ada salahnya juga, bagi kamu yang sedang mencari semen untuk bahan bangunan maka kamu bisa saja memilih Semen Bima ini.

Tapi ada baiknya juga, sebelum kamu menjatuhkan hati kepada Semen ini, kamu harus mengetahui terlebih dahulu tentang kelebihan, serta harga dari Semen ini.

Nah, di artikel ini akan membahas tentang segala hal yang bersangkutan dengan Semen Bima, sehingga kamu bisa lebih kenal dan yakin untuk memilih Semen ini. Untuk itu, kamu bisa langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Semen Bima

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa semen adalah salah satu komponen utama dalam membuat sebuah bangunan. Hal ini lah yang menjadikan kebutuhan akan semen selalu saja meningkat.

Semen Bima adalah salah satu semen yang berbahan premium yang dapat memenuhi kebutuhan akan seman pada masyarakat Indonesia.

Bagi kamu yang belum tahu, Semen Bima ini diproduksi oleh PT. Sinar Tambang Arthalestari (PT. STAR). PT. Sinar Tambang Arthalestari sebagai produsen dari Semen Bima

Tentunya sudah mengantongi berbagai izin yang  bersangkutan dengan tata laksana penambangan maupun pembangunan pabrik.

Izin tersebut antara lain adalah rekomendasi teknis usaha pertambangan atau izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi mineral bukan logam dari Gubernur Jateng, IUP eksplorasi dari Bupati Banyumas, serta izin prinsip penanaman modal dari Badan Koordinasi Penanaman Modal, perubahan izin lokasi pembangunan pabrik dari BPMPP Kabupaten Banyumas, serta izin atau dokumen penting lainnya.

Nah, PT. STAR yang menjadi investor dari Semen Bima ini, tentunya juga memiliki berbagai izin yang diperlukan.

Dengan demikian, maka kualitas dari Semen Bima tak usah diragukan lagi. Untuk lebih mengetahui tentang kelebihan atau keunggulan dari Seman Bima ini, maka kamu bisa langsung saja menyimak ulasan selanjutnya ini.

Keunggulan Semen Bima

Sebagai salah satu merk semen yang ada di Indonesia, jelas Semen Bima memiliki berbagai keunggulan yang dimiliki.

Keunggulan atau kelebihan inilah yang menjadikan Semen Bima tetap eksis sampai sekarang ini, sehingga banyak juga customer yang memilih Semen Bima untuk bahan bangunannya.

Tapi jika dibandingkan dengan Semen Tiga Roda, Holcim, dan Semen Gresik, bisa dibilang Semen Bima akan kalah pamornya. Ya, Semen Tiga Roda, Holcim, dan Gresik adalah tiga merk semen yang paling terkenal digunakan dengan kualitasnya yang jelas terjamin.

Ya, meski demikian bukan berarti Semen Bima tak memiliki keunggulan, jelas Semen Bima masih memiliki berbagai keunggulan yang bisa digunakan untuk pertimbangan kamu dalam memilih semen.

Mungkin kamu adalah salah satu orang yang berniat untuk menggunakan Semen Bima ini. Nah, tapi kamu perlu tahu dulu tentang beberapa kelebihan atau keunggulan yang dimiliki oleh Semen Bima Berikut ini.

1.     Mudah diaplikasikan

Kelebihan utama yang dimiliki oleh Semen Bima adalah mudah diaplikasikan. Ya, saat kamu bisa memilih semen yang mudah diaplikasikan atau digunakan, maka pekerjaan dalam membuat bangunan akan lebih cepat selesai.

Semen Bima yang mudah diaplikasikan ini karena bahan Semen Bima adalah bahan premium yang terjamin kualitasnya.

2.     Lebih Kuat

Agar banguan yang kamu buat semakin kokoh, maka pemilihan bahan pembuat bangunan jelas harus kamu perhatikan juga.

Ya, bangunan yang kuat dan kokoh jelas bergantung dengan bahan bangunan yang digunakan. Semen Bima adalah seman yang lebih kuat dibandingkan merk semen lainnya.

Hal ini telah teruji melalui tes laboratorium. Jadi, mungkin tak ada salahnya kamu memilih Semen Bima untuk membuat bangunan yang kuat dan tahan lama.

3.     Kecepatan Kering yang Stabil

Keunggulan lain yang dimiliki Semen Bima adalah Seman Bima memiliki kecepatan kering yang stabil, atau tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama.

Kamu perlu tahu, jika semen yang cepat kering maka akan mudah retak. Dengan demikian, maka bisa dipastikan bahwa Semen Bima ini tak akan mudah retak.

4.     Tekstur yang Halus

Selanjutnya adalah Semen Bima memiliki tekstur yang halus. Dengan tekstur yang halus maka Semem Bima akan mudah diaplikasikan, dan akan membuat permukaan lebih halus dan merata.

Nah, jika kamu menggunakan Semen Bima untuk bahan memplester tembok, maka hasilnya akan bagus. Sebab permukaan tembok akan menjadi halus dan mudah untuk dicat.

5.     Daya Retak yang Kuat

Semen Bima juga memiliki daya rekat yang kuat. Dengan daya rekat yang kuat maka tembok yang menggunakan Semen Bima akan lebih kuat dan tentunya lebih awet lagi.

tak hanya itu saja, dengan daya rekat yang kuat maka Semen Bima akan lebih efektif dalam proses aplikasinya.

6.     Harganya Murah

Ini juga merupakan sebuah kelebihan dari Semen Bima. Ya, bisa dikatakan Semen Bima memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan Semen Tiga Roda, Holcim, dan Gresik.

Jadi, bagi kamu yang memang sedang mencari semen dengan harga yang murah tapi tetap memiliki kualitas yang cukup baik, maka kamu bisa memilih menggunakan Semen Bima ini.

Itulah lima kelebihan yang dimiliki oleh Semen Bima. Bagaimana apakah kamu tertarik untuk menggunakan Semen ini?

Nah, setelah kamu mengetahui tentang kelebihan atau keunggulan dari Semen Bima, maka selanjutnya kamu juga harus tahu tentang harga Semen ini. Untuk itu, kamu bisa langsung saja menyimak ulasan selanjutnya.

Harga Semen Bima

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa harga Semen Bima ini bisa dibilang sangat murah, jika kamu bandingkan dengan Semen Tiga Roda, Holcim, dan Gresik.

Dengan harganya yang murah, bukan berarti kualitas dari Semen ini jelek. Untuk masalah kualitas, sebenarnya kamu bisa buktikan sendiri.

Sehingga tidak ada salahnya mencoba menggunakan Semen Bima untuk membangun bangunan, dan untuk membuktikan kualitas yang dimiliki dari Semen ini.

Untuk itu, maka pembahasan kali ini akan membahas mengenai harga dari Semen ini. Nah, ini dia harga-harganya.

1.     Harga Semen Bima 40 Kg Semen Premium

Pertama Semen ini memiliki ukuran 40 Kg. Untuk yang ukuran 40 Kg ini memiliki harga sekitar Rp40.000,00 – Rp43.000,00.

2.     Harga Semen Bima 50 Kg Semen Premium

Selain ukuran 40 Kg, Semen ini juga memproduksi ukuran 50 Kg. Untuk harga dari Semen ini 50 Kg adalah sekitar Rp52.000,00.

Nah, itu dia harga dari Semen Bima secara umum atau rata-rata di pasaran. Tapi tentunya bisa saja terjadi perbedaan atau perubahan harga dari Semen ini sesuai dengan wilayah kamu tinggal.

Ya, bisa saja kamu menemukan harga lebih mahal atau pun harga lebih murah dari Semen ini. Jadi, ada baiknya kamu mendatangi langsung toko bangunan yang ada di daerah kamu, agar kamu bisa lebih pasti mengetahui harga dari Semen ini.

Tapi bagi kamu yang sampai sekarang belum menentukan harus memilih semen merk apa, maka kamu bisa simak ulasan berikut ini.

Cara Memilih Semen Berkualitas

Tentunya ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk bisa mendapatkan semen dengan kualitas yang baik.

Ya, mungkin saja sampai sekarang kamu masih belum yakin untuk memilih Semen ini, maka tak ada salahnya kamu menerapkan beberapa tips berikut ini agar bisa menemukan semen dengan kualitas yang bagus.

1. Pastikan Kemasan Tertutup Sempurna

Kemasan suatu produk jelas harus kamu perhatikan. Jika kemasan produk tertutup dengan sempurna, maka kemasan tersebut dapat menjaga kualitas produk.

Untuk itu, kamu juga harus pastikan semen yang akan kamu pilih memiliki kemasan yang bisa menjaga kualitas produk semen dengan sempurna.

Kamu bisa saja mengecek kemasan produk semen sebelum membelinya, ceklah apakah kemasan semen masih tertutup rapat atau tidak.

2. Sudah Ber-SNI

Selanjutnya, untuk bisa mendapatkan semen dengan kualitas yang terjamin, maka kamu bisa memilih semen yang sudah berlogo SNI.

Dengan berlogo SNI, maka tentunya kualitas dari produk semen tersebut sudah terjamin, dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

3. Pastikan Semen Tidak Menggumpal

Terkadang karena terlalu lama disimpan, maka kualitas dari semen akan menurun. Menurunnya kualitas semen bisa ditandai dengan penggumpalan pada semen.

Jika, semen menggumpal maka semen akan menjadi sulit untuk diaplikasikan. Nah, untuk itu pastikan kamu memilih semen yang baru di toko bangunan, atau jika sudah membeli semen maka kamu harus cepat-cepat menggunakan semen tersebut, agar tidak menggumpal.

Jika semen sudah menggumpal, kamu bisa mengayak semen agar gumpalan semen bisa diatasi.

4. Waktu Semen Untuk Kering

Nah, seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa semen yang cepat kering, maka bisa membuat retakan. Hal ini dikarenakan oleh laju reaksi hidrasinya yang cepat.

Ya, semakin cepat semen mengalami pengerasan atau pengeringan, maka akan semakin cepat juga laju reaksi hidrasinya. Laju reaksi hidrasi ini dapat menghasilkan panas dan suhu akan menjadi tinggi.

suhu tinggi inilah yang dapat membuat retakan pada beton, acian, atau plesteran.  Oleh sebab itu carilah semen yang memiliki waktu kering dan mengeras yang stabil.

5. Perhatikan Warna dan Tekstur dari Semen

Selanjutnya, agar menemukan semen dengan kualitas yang baik, maka kamu bisa memperhatikan warna dan tekstur dari semen tersebut.

Nah, untuk warna semen yang memiliki kualitas yang baik, maka akan berwarna abu-abu kehijauan. Kamu harus menghindari menggunakan semen yang memiliki warna terlalu gelap.

Hal ini karena semen dengan warna terlalu gelap biasanya mengandung MgO yang tinggi, dan dapat menyebabkan mudah retak.

Untuk tekstur dari seman yang memiliki kualitas yang baik adalah tentunya tidak menggumpal, dan permukaan semen memiliki butiran yang lembut.

6. Cara Menyimpan Semen

Cara menyimpan semen juga tidak boleh asal-asalan. Sebab, semen yang disimpan dengan asal-asalan bisa merusak kualitas dari semen tersebut.

untuk itu, kamu harus ketahui juga tentang cara menyimpan semen yang baik dan benar.

Nah, jadi semen harus disimpan di ruang yang tertutup atau tidak terkena sinar matahari langsung, lalu semen juga harus diletakan di tempat yang datar atau memiliki permukaan yang rata, serta semen tak boleh langsung terkena tanah, dan tidak dianjurkan pula untuk menumpuk semen tertaku tinggi, maksimal hanya 10 sak saja untuk menumpuk semen.

Untuk itu, pastikan toko bangunan tempat kamu membeli semen bisa menyimpan semen dengan benar, agar kualitas semen tidak mengalami penurunan.

Itulah beberapa tips memilih semen yang memiliki kualitas yang baik. Untuk itu, pastikan kamu bisa memilih semen dengan kualitas yang baik, seperti Semen Bima ini.

Nah, selain digunakan untuk membuat tembok, semen juga digunakan untuk membuat lantai. Berikut ini ada beberapa tips agar lantai yang terbuat dari semen bisa awet dan tak mudah mengalami peretakan. Langsung saja, kamu bisa ikuti tips berikut ini.

Tips Agar Lantai Semen Awet dan Tak Mudah Mengalami Retakan

Tips ini jelas akan sangat berguna, bagi kamu yang ingin memiliki lantai dari semen yang awet dan kuat.  Ya, lantai semen memang tentunya memiliki berbagai masalah, salah satunya yang sering terjadi adalah lantai beton mengalami retakan.

Tapi tenang saja, kamu masih bisa melakukan beberapa upaya pencegahan agar lantai semen tidak mengalami retakan dan bisa lebih awet. Nah, berikut ini adalah beberapa caranya.

1. Memadatkan Tanah Sekuat Mungkin

Permukaan tanah yang tidak stabil inilah yang bisa menyebabkan lantai semen mudah retak. Kondisi tanah yang tidak stabil bisa saja berupa sifat tanah yang tidak padat, dan mudah bergerak.

Nah, jika permukaan tanah di rumah kamu seperti itu, maka sebelum membuat lantai seman, maka kamu harus melakukan pemadatan tanah. Pemadatan tanah bisa dilakukan secara manual dan bisa juga dengan alat bantu.

2. Membuat Dua Lapisan Lantai Semen

Nah, agar lantai semen tak mudah retak, kokoh, dan kuat maka ada baiknya kamu membuat dua lapisan lantai semen.

Maksudnya seperti ini, jika kamu ingin membuat lantai semen dengan ketebalan 8 cm, maka pertama kamu bisa membuat lapisan lantai semen setebal 4 cm terlebih dahulu, lalu setelah laoisan ini kering maka kamu bisa membuat lapisan kedua dengan tebal 4 cm di atasnya.

3. Menggunakan Bahan Baku yang Bermutu

Kualitas dari produk untuk membuat lantai semen jelas menjadi salah satu kunci untuk memiliki lantai semen yang kuat, kokoh, dan tak mudah retak.

Untuk itu, kamu perlu sekali memilih bahan baku pembuat lantai seman yang memiliki mutu yang tinggi. Pastikan kamu memilih semen dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang ada.

4. Proses Pembuatan Harus Benar

Tentunya, jika kamu membuat lantai semen dengan proses yang benar maka hasilnya akan memuaskan.

Untuk itu, perhatikan proses pembuatan campuran semen dengan pasir dan air, lalu pastikan juga tanah bersih dan tak ada krikil di atas permukaan tanah sebelum proses pembuatan lantai semen berlangsung.

5. Jaga Kondisi Lantai

Nah, jika lantai semen telah selesai dibuat, maka tugas kamu selanjutnya adalah harus bisa menjaga kondisi lantai semen tersebut.

Hindari lah meletakan barang yang memiliki bobot sangat berat di lantai, lalu sebisa mungkin jangan menaruh benda lancip di lantai semen.

Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar lantai seman bisa  awet dan tak mudah retak.

Leave a Comment