Ukuran Besi Beton

Ukuran Besi Beton – Besi beton, mungkin sebagaian dari kamu masih bertanya-tanya mengenai kegunaan dari besi beton ini. Besi beton merupakan bahan konstruksi yang keberadaanya sangat penting dan vital.

Pasalnya besi beton ini merupakan dasar kerangka sebuah bangunan. Besi beton ini sering diibaratkan sebagai tulangnya bangunan, makanya tidak heran jika besi beton ini sering disebut juga dengan sebi tulang.

Jika kamu sedang membangun sebeuah konstruksi, kamu memerlukan yang namanya besi beton ini. Karena dengan besi beton konstruksi kamu nantinya akan lebih kuat.

Saking penting dan vitalnya fungsi dari besi beton ini, kamu tidak boleh sembarangan dalam memiliki besi beton. Besi beton yang bagus adalah besi beton yang telah menerima sertifikasi SNI, karena telah dianggap memenuhi standard keamanan dan kelayakan sebagai sebuah besi beton.

Lantas berapa ukuran besi beton ber-SNI itu? Berapa ukuran besi beton yang layak digunakan?

Kalau kamu belum tahu, ukuran besi beton yang ber-SNI, kamu bisa simak uraian di bawah ini.

Jenis Besi Beton

Sebelum masuk untuk mengetahui ukuran besi beton yang layak, di sini kamu harus tahu jenis besi beton yang ada.

Untuk jenisnya, besi beton dibedakan menjadi dua yakni polos dan ulir. Untuk penjelasannya, kamu bisa simak di bawah ini.

1. Besi Beton Polos

Besi beton jenis ini merupakan jenis besi beton yang memiliki permukaan besi yang licin dan mulus atau polos sesuai namanya. Jika dilihat dari penampungannya, besi polos ini memiliki bentuk yang bundar dan tentu saja polos. Memiliki kelenturan yang cukup, membuat besi beton polos ini mudah untuk dibengkokkan dan dibentuk. Meski lentur, besi beton polos ini memiliki daya ikat yang cukup kuat pada corcoran yang menimpanya.

Selain itu, besi beton polos ini juga memiliki ketahanan dan tekanan yang berada di angka 40 Mpa. Salah satu kelebihan dari beton besi polos ini adalah, dia mudah untuk ditemukan di toko-toko bangunan dan juga dijual eceran. Serta harganya yang cukup murah, membuat banyak individu atau kontraktor acapkali memilih besi beton ini sebagai pilihan.

2. Besi Beton Ulir

Yang kedua adalah besi beton ulir atau besi beton Deformed Bar. Sesuai namanya, besi beton ini memiliki permukaan yang berulir. Maksudnya adalah, permukaannya tidak polos. Terdapat tonjolan yang mirip seperti sirip ikan. Dengan permukaan yang kasar ini lah, membuat besi ulir memiliki daya ikat yang lebih kuat dibandingkan dengan besi beton polos.

Sayangnya penjualan besi beton ulir ini tidak dilakukan eceran. Pihak toko biasanya hanya akan menjual besi beton ulir dalam jumlah besar ke kontraktor atau distributor.

Sifat dari besi beton ulir ini juga lebih kaku dari pada besi beton polos. Hal ini membuat pemasangannya lebih sulit. Besi jenis ini memiliki ketahanan minimal di kisaran angka 400 Mpa.

Nah itu tadi merupakan jenis besi beton berdasarkan jenis besinya. Sekarang akan dipaparkan jenis besi beton berdasarkan ukurannya.

Di pasaran ada tiga jenis besi beton yang dikelompokkan berdasarkan ukurannya. Oke, berikut uraiannya.

3. Besi Beton SNI

Yang pertama, besi beton SNI. Besi jenis ini merupakan besi yang memiliki ukuran yang telah sesuai dengan ukuran besi beton yang disarankan dan sudah tersertifikasi atau sudah terstandardisasi. Ukuran besi ini telah memenuhi ukuran yang sesuai dengan kebijakan SNI.

Ketentuan ukurannya begini, untuk besi beton berukuran 10 m, dia harus memiliki diameter 10 mm dan saat diukur, diameternya harus 10 mm juga. Angka toleransi yang diberikan oleh SNI adalah 0.01 mm sampai 0.02 mm.

4. Besi Beton Banci

Yang kedua yakni jenis besi beton banci. Kenapa namanya besi beton banci? Nama ini diberikan karena ukuran besi beton yang satu ini memiliki diameter yang kurang dari diameter yang disarankan oleh SNI.

Contoh kasarnya, besi beton 12 ukurannya hanya 11,2  mm atau kurang dari batas toleransi yang dianjurkan oleh SNI. Besi beton banci ini, cukup beresiko jika digunakan karena kekuatan dan kualitasnya lebih buruk dari pada besi beton SNI.

5. Besi Beton Gemuk

Yang terakhir yakni besi beton gemuk. Jika pada besi beton banci memiliki ukuran yang lebih kecil dari ukuran standard, besi beton gemuk ini memiliki ukuran di atas ukuran yang semestinya.

Contohnya saja, jika besi 10 kemudian diameternya 10.3 mm, ini sudah bisa dikatakan sebagai besi beton gemuk, karena ukurannya telah melewati ambang batas yang SNI berikan. Besi gemuk ini, juga merupakan besi beton yang memiliki kualitas lebih rendah dari pada besi beton SNI.

Nah, itu dia jenis-jenis besi beton yang bisa kamu pelajari sebelum memilih besi beton yang cocok untuk konstruksi bangunan kamu.

Setelah ini, akan diuraikan berapa ukuran standard yang harus dimiliki oleh setiap jenis besi beton berkut ini.

Ukuran Besi Beton

Ukuran besi beton SNI ini juga didasarkan pada jenis besi betonnya. Berikut uraiannya:

1. Ukuran Besi Beton Polos SNI

Diameter (mm)Panjang (m)Berat/Meter (kg)Berat/Batang (kg)
4120,091,00
6120,222,66
8120,394,74
9120,506,00
10120,627,40
11120,759,00
12120,8910,70
13121,0412,50
15121,2114,50
16121,5819,00
19122,2226,80
22122,9835,80
23123,2639,10
24123,5542,62
25123,8546,20
28124,8358,00
31125,9371,10
32126,3175,72

Nah, itu merupakan list ukuran besi beton polos berstandard nasional. Ukuran tersebut mendapat toleransi ukuran sekitar 0,01 mm sampai 0,02 mm

2. Ukuran Besi Beton Ulir

Diameter (mm)Panjang (m)Berat/Meter (kg)Berat/Batang (kg)
10120,627,40
13121,0412,50
19122,2326,80
22122,9835,80
25123,8546,20
29125,0460,50
32126,3175,77
35127,5190,10
38128,92107,00
411210,50126,00

Demikian ukuran dari Besi Beton Ulir.

Selanjutnya akan diuraikan fungsi atau kegunaan dari besi beton ini. Silakan di simak!

Kegunaan besi beton

Besi beton ini memiki beberapa kegunaan yang harus kamu ketahui di antaranya:

1. Rangka Konstruksi Gedung

Sudah dikatakan tadi di atas kalau kegunaan dari besi beton ini sebagai rangka atau tulang dari sebuah konstruksi. Kekuatan besi beton sangat baik sebagai penahan dan penarik gaya tekan, sehingga konstruksi bisa lebih kuat dan tidak mudah retak.

2. Untuk Konstruksi Jembatan, Terowongan, Drainase, dan Viaduct

Selain berguna sebagai rangka dari suatu konstruksi gedung, besi beton ini juga sering kali digunakan sebagai pembangunan terowongan, jembatan, drainase, juga Viaduct.

Demikian pembahasan mengenai Ukuran besi Beton, semoga bermanfaat!

Leave a Comment